Medio tahun 2025, tepatnya pada bulan Agustus – September kembali diisi aktifitas akademik yang UNGGUL oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Bisnis Fisip Unila. Nurfeyza Ayuna Chandra (NPM 2316051029) berhasil lolos program international student mobility ke Universiti Sains Malaysia (USM). Program merupakan kerjasama antara FISIP Universitas Lampung dengan Centre For Policy Research (CPR) Universiti Sains Malaysia (USM). Program Student Mobility yang diadakan oleh FISIP Unila bekerja sama dengan CPR USM melalui Sustainability Policy Initiative merupakan program pertukaran pelajar yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan mendapatkan pengalaman baru di luar negeri selama 14 hari. Feyza, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa peserta student mobility mengikuti berbagai kegiatan seperti kuliah, diskusi, kunjungan pendidikan, hingga kegiatan sosial dan budaya.

Dara berkulit kuning langsat, berhijab, bertubuh langsing, dengan tinggi badan 160 cm dan berat badan 56 kg, kelahiran Sukarame Bandar Lampung Februari 2005, merupakan anak kedua buah hati dari Bapak (alm) Chandra Asmara, S.E dan Ibu Lusi Yuliasari, S.Sos harus melengkapi syarat administratif seperti paspor, KTM, past foto, KTP, dan transkrip nilai. Untuk syarat akademik meliputi TOEFL dan rancangan gagasan riset SDG’s (Sustainable Development Goals). “Waktu itu saya mengajukan gagasan riset tentang inovasi smart cold chain dan digital marketplace untuk mengurangi Food Loss dan membantu meningkatkan pendapatan petani di Indonesia,” jelas Feyza. Student mobility ke USM ini juga diikuti enam mahasiswa lainnya dari Prodi Hubungan Internasional, Prodi Ilmu Pemerintahan, dan Prodi Administrasi Perkantoran.

Selama di USM, peserta student mobility mengikuti beberapa kegiatan, diantaranya menyusun academic poster secara berkelompok. “Saya saat itu berpasangan dengan Fira dan kami mendapat tema Sociology of Global System yang di bimbing oleh Prof. Dr. Reevany Bustami,” jelas Feyza. Peserta juga melakukan kegiatan menyusun project MOOC (Massive Open Online Course), yaitu platform untuk pembelajaran daring. Dalam project ini, setiap anggota tim memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari mengedit video pembelajaran, mengisi booklet, hingga menyiapkan kuis pembelajaran. Tujuan project ini agar materi pembelajaran bisa diakses secara gratis dan mudah dipahami oleh publik.

Pada minggu berikutnya peserta melakukan aktivitas Training Data Quantitative dan Qualitative, yaitu pelatihan analisis data, baik kuantitatif maupun kualitatif. Peserta belajar membuat data entry template, melakukan data cleaning dengan Microsoft Excel, dan mempraktikkan cara sederhana menganalisis serta menafsirkan hasil penelitian. “Saat itu saya memperoleh kelompok untuk fokus pada data kuantitatif, sesuai dengan bidang ilmu saya di administrasi bisnis,” kata Feyza. Peserta juga berkesempatan untuk berkunjung ke ke CEMACS (Centre for Marine and Coastal Studies), salah satu pusat riset di USM yang bergerak di bidang ekosistem laut, terumbu karang, tiram, filtrasi air laut, tumbuhan pesisir, hingga berbagai fosil hewan laut.

Kegiatan lain yang diikuti peserta adalah project Web Management, yaitu memindahkan artikel-artikel ilmiah dari International Journal of Multicultural and Multireligius Understanding (IJMMU) ke I WIN Library (International Wakaf Ilmu Nusantara) Library. Setiap peserta memiliki target mimindahkan publikasi 20–30 artikel dalam waktu empat hari. “Dalam proyek ini, saya dipercaya menjadi Team Leader yang bertugas membagi tanggung jawab, memantau progres tim, dan melaporkan hasilnya kepada Mas Hanif Abdurahman Siswanto selaku mentor,” jelas Feyza.

Kegiatan terakhir adalah project Video Promotion, yaitu membuat promotion video yang berisi dokumentasi kegiatan serta pesan dan kesan selama mengikuti program. Video ini kemudian ditayangkan saat closing ceremony. “Alhamdulillah, saya menjadi menjadi pemenang 1st best promotion video,” ungkap Feyza. Selain kegiatan akademik peserta juga berkesempatan mendalami budaya dan heritage yang ada di Penang. Peserta diajak berkunjung ke Georgetown, sebuah kawasan heritage yang terkenal dengan bangunan tua bergaya kolonial dan mural-mural (lukisan dinding) yang artistik. Selain itu mereka juga berkunjung ke Penang Hill, salah satu tempat bersejarah dan juga destinasi wisata alam populer telah ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO. Secara terpisah Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si menyampaikan rasa bangganya atas prestasi ini. “Ini merupakan salah satu upaya mengisi dan mempertahankan Akreditasi UNGGUL-BAN PT dan Akreditasi Internasional FIBAA yang sudah kami raih sejak tahun 2023”, jelasnya.